Unit

News



WEBINAR PUSFATJA BINDER SERI#01: TANTANGAN INDERAJA, JUM'AT 19 JUNI 2020
News Writter : Adinda • Photographers : Humas Pusfatja • 23 Jun 2020 • Read : 129 x ,

PUSFATJA| Senin, 22 Juni 2020, Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (PUSFATJA) LAPAN menyelenggarakan Webinar series yang disebut "Bincang Inderaja" atau Binder. Binder kali ini merupakan Binder seri pertama dari 17 seri yang direncanakan, yang akan berlangsung sepanjang bulan Juni-Oktober 2020. Seri pertama Binder ini diikuti sekitar 300 peserta melalui aplikasi zoom dan 800 peserta melalui youtube dibuka oleh Deputi Penginderaan Jauh Orbita Roswintiarti, Ph.D, serta menampilkan 2 narasumber, yaitu Dr. M Rokhis Khomarudin, Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN(Kapusfatja-LAPAN) dan Dr. Deni Suwardhi, Dosen dan Peneliti dari Kelompok Keilmuan Penginderaan Jauh dan Sains Informasi Geografis, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK) ITB. Sebagai moderator dalam binder pertama ini adalah Dr. Ety Parwati, Peneliti Madya Pusfatja-LAPAN.

Acara Binder seri pertama ini dbuka oleh Deputi Penginderaan Jauh Orbita Roswintiarti, Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa acara seminar online Binder ini yang dilaksanakan oleh Pusfaja dapat digunakan sebagai pengganti acara seminar tatap muka seperti biasa dan akan berlangsung hingga bulan Oktober 2020. Selian itu, disampaikan juga peran LAPAN dalam Bidang Penginderaan Jauh, yaitu; 1. Sebagai penyedia data inderaja oleh Pustekdata dan sebagai penyedia informasi berbasis data inderaja yang ditampilkan dalam Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN) oleh Pusfatja. Diharapkan dalam pelaksanaan kedepan ada interaksi dengan K/L, Pemda, PT, swasta dan praktisi inderja untuk menghasilkan inovasi dan aplikasi baru sesuai dengan perkembangan teknologi inderaja yang semakin cepat. Tidak hanya inovasi, tetapi juga penerapan dilapangan, agar inovasi dan aplikasi dapat dimanfaatkan bagi masyarakat.

Narasumber pertama dalam Binder Seri pertama ini adalah Kapusfatja Dr. m. Rokhis Khomarudin yang menyampaikan materi dengan judul "Tantangan dan Peluang Penginderaan Jauh di Era Distrupsi". Meliputi; Perkembangan inderja; Ketersediaan data inderaja; Platform pengolahan data inderaja; Pemanfaatan inderaja dan Pengembangan inderaja di LAPAN. Semua materi tersebut mencakup sejarah awal mulanya inderaja, dari penggunaan camera, satelit hingga pengunaan drone. Mulai pengolahan atau interpretasi visual/manual, digitasi hingga Machine Learning /AI. Selain itu, Kpausfatja menerqangkan tentang perkembangan satelit di LAPAN, ketersediaan data inderaja, pemanfaatan data inderaja di LAPAN. LAPAN juga sedang mengembangkan platform PLATYPUS yang terhubung dengan sistem paltform yang lain, yang mengolah dan meng-ekstraski informasi data-data inderaja dengan lebih cepat dan tepat.

Narasumber ke-2 Dr. Deni Suwardhi dari ITB menyampaikan paparan tentang "peran Data Remote Sensing untuk Pencapaian SDGs dari Desa- Smart Villages". paparan tersebut menjelaskan hubungan data spasial dengan desa; Peran inderja dalam membangun "satu Data" dari Desa; BDSPD (Basis Data Spasial Pokok Desa; Arsitektur sistem portal berbasis SIG; dan Pembangunan Aplikasi berbasis open-source. maateri ini berdasarkan masalah data base data di desa, dimana semua menghasilkan data, tetapi setiap sulit mendapatkan data. Untuk itu perlu dibangun infrastruktur data spasial di desa-desa dengsn unit spasial persil dan bangunan. Selain itu diterangkan juga mengenai pemuatan peta dasr dan tematik desa serta contoh-contoh aplikasi-aplikasi untuk masyarakat desa berbasis open-source.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710 Telp. (021) 8710065 Fax. (021) 8722733


© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL