Fokus Layanan

Berita



WORKSHOP DISEMINASI DAN EVALUASI INFORMASI ZPPI BERBASIS DATA PENGINDERAAN JAUH, 31-Juli-2019
Penulis Berita : Humas/Pusfatja • Fotografer : Dinda • 02 Aug 2019 • Dibaca : 190 x ,

PUSFATJA, | Jum'at, 2 Agustusa 2019, PUSFATJA mengadakan workshop "Diseminasi dan Evaluasi Informasi ZPPI Berbasis Data Penginderaan Jauh" di Ruang Auditorium, Pusfatja LAPAN. Dr. M Rokhis Khomaruddin, selaku Kapusfatja membuka workshop tersebut. Sambutan beliau dalam pembukaan mengatakan walaupun informasi zppi telah dihasilkan secara opeasional, tapi riset untuk meningkatkan akurasi tetap dilakukan. Selain itu, meskipun pengguna informasi zppi sudah lebih dari 100 pengguna, tetapi feedback dari pengguna belum diterima secara siginikan, diharapkan dengan digunakannya informasi zppi dalam dukungan teknologi dapat memberikan perspektif yang berbeda oleh pengguna. Turut memeberi sambutan Dr. Wikanti Asriningrum, sebagai ketua Pokfat Perioritas Nasional ZPPI mengenai penyelenggaran workshop ini.



Worshop zppi ini dibagi dalam 3 sesi presentasi. Sesi pertama menampilkan, 1. Dr. rer.nat. Agus Setiawan dari KKP membahas "Pemanfaatan Data Arus Berbasis Satelit utuk Penentuan ZPPI", 2. Dr. Jonson Lumban Gaol dari IPB membahas "Pemanfaatan Data Klorofil-a Berbasis Satelit untuk Penentuan ZPPI", 3. Dr. Bidawi Hasyim dari LAPAN membahas "Sejarah Perkembangan dan Kemitraan Informasi ZPPI Pusfatja-LAPAN, 4. Teguh Prayogo, ST, M.Si dari LAPAN membahas "Layanan Informasi ZPPI Pusfatja-LAPAN terkini, Prospek dan Tantangan Masa Mendatang" dipimpin oleh moderator drs. Jansen Sitorus, M.Si.



Sesi ke-2 menampilkan Ervano Gautama dari PT. Marlin membahas "Penerapan Informasi ZPPI pada Sistem Android dan Kendalanya" dan paparan dari pengguna zppi daerah, naik Pemprov/Pemkab mengenai "Penerapan Informasi ZPPI untuk provinsi masing-masing dan kendala yang dhadapi, dipimpin oleh moderator Sartono Marpaung, S.Si. wakil PemProv/Pemkab yang tampil adalah; KaDis Perikanan dan Kelautan Prov. Gorontalo, dari Kab. Indramayu, Kab. Nias Utara, serta dari PemKab. Nias Utara. Sesi -3 yang juga di pimpin Sartono Marpaung, S.Si sebagai moderator menampilkan "Sumber Daya Perikanan Tangkap dan Ketersediaan Sarana/informasi Pendukung" dari masing-masng daerah, yang diwakilkan oleh KaDis Perikanan dan Kalautan Prov. bangka Belitung, Kab. Talaud, Pemkot Gunung Sitoli dan Kab. Tulung Agung.



Hasil dari workshop zppi diantarany adalah; dalam penentuan ZPPI perlu fenomena-fenomena khusus yang terjadi di perairan tertentu dan bertahan dalam beberapa waktu, seperti upwelling selatan Jawa, fenomena eddy di Lombok dan Sulawesi, dan lain-lain. Untuk waktu musiman,data arus geostropik dari satelit dapat digunakan untuk identifikasi ZPPI yang cenderung tetap setiap musimnya. Karena pada arus geostropik terjadi divergensi arus yang membawa serta unsur hara. Dibutuhkan informasi ZPPI Pesisir (<12 mil), informasi ZPPI lepas pantai (>12 mil), informasi ZPPI yang kontinyu dan data pendukung mulai dari arus, gelombang, angin hingga kedalaman laut (bathimetri). 5. Penerapan informasi ZPPI di beberapa wilayah telah memberikan hasil yang cukup memuaskan dan akurasi mencapai 80%. Dimasa datnag, diperlukan kerjasama yang terus menerus antara LAPAN, Perguruan Tinggi, Dinas, Swasta, pengguna/nelayan untuk mendapatkan feedback atau umpan balik yang diperlukan dalam pengembangan dan peningkatan akurasi informasi ZPPI.




Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710 Telp. (021) 8710065 Fax. (021) 8722733



© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL