Unit

News



Workshop Lanjutan Pemanfaatan dan Pengolahan Data Penginderaan Jauh dalam Mendukung Pembangunan Peternakan di Jawa Barat, 6-8 November 2018
News Writter : Priyatna • Photographers : Priyatna • 08 Nov 2018 • Read : 224 x ,

PUSFATJA | Kamis, 08 November 2018, Workshop Lanjutan Pemanfaatan dan Pengolahan Data Penginderaan Jauh dalam Mendukung Pembangunan Peternakan yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 6 – 8 November 2018 bertempat di Hotel Kayla Bandung. Wokshop ini merupakan kegiatan lanjutan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 6 - 7 Maret 2018.

Kegiatan workhop yang dibuka oleh Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika, M.Si (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat) diwakili oleh Ir. Aida Rosana, MM. selaku Plt. Kepala Bidang Produksi Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, dan dihadiri oleh peserta kegiatan workshop perwakilan dari kabupaten/kota Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan di Provinsi Jawa Barat. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dari LAPAN, yang dihadiri oleh M. Priyatna, S.Si, M.Si (Kabid Desiminasi Pusfatja), Fajar Yulianto, S.Si, M.Si (Peneliti), Gigih Giarrastowo, S.Pi, Muhammad Rizki Nandika, S.Kel, Sendy Ayu Yulyta, ST, MT, Krisdayanti, S.Si. (Tenaga Teknis Strategis).

Sektor pertanian termasuk di dalamnya sub sektor peternakan telah dan terus dituntut berperan dalam perekonomian nasional melalui pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), perolehan devisa, penyediaan pangan, pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam yang baik mutlak diperlukan dalam pengembangan pertanian. Tersedianya informasi potensi sumber daya lahan untuk pengembangan komoditas pertanian akan sangat membantu upaya peningkatan produksi komoditas pertanian secara berkelanjutan.

Salah satu informasi dasar yang dibutuhkan untuk pengembangan pertanian adalah data spasial (peta) potensi sumberdaya alam. Data tersebut dapat memberikan informasi penting tentang distribusi, luasan, tingkat kesesuaian lahan, faktor pembatas, dan alternatif teknologi yang dapat diterapkan. Penginderaan Jauh Citra Satelit dan Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan teknologi spasial yang sangat berguna dalam perencanaan pertanian. Pembangunan peternakan berbasis kawasan diupayakan agar pembangunan peternakan yang selama ini bersifat parsial dapat dibangun secara holistik di dalam satu kawasan. Akan tetapi, hal yang paling mendasar dari pengembangan kawasan peternakan adalah adanya lahan. Lahan menjadi faktor produksi utama dalam usaha peternakan karena lahan sebagai sumber tempat untuk memproduksi hasil-hasil peternakan. Oleh karena itu, pembentukan kawasan peternakan sangat erat kaitannya dengan eksistensi dari lahan itu sendiri.

Pemanfaatan citra satelit dan SIG dalam perencanaan pengembangan pertanian dan evaluasi kegiatan sub sector peternakan, antara lain membuat peta irisan integrasi antara sub sektor peternakan dengan tanaman pangan (kawasan peternakan dengan potensi sumber pakan ternak). Namun demikian terdapat kendala yang juga merupakan tantangan dan hambatan dalam aplikasinya antara lain mengenai ketersediaan data yang masih terbatas, harga yang cukup mahal, serta sumber daya manusia dalam bidang ini yang masih terbatas. Untuk itu diperlukan pelatihan secara intensif untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia serta komitmen pemerintah untuk pemakaian teknologi SIG terutama dalam hal perencanaan.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710 Telp. (021) 8710065 Fax. (021) 8722733



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL