Fokus Layanan

Berita



Sosialisasi Keantariksaan di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan 28 April 2018
Penulis Berita : Priyatna • Fotografer : • 30 Apr 2018 • Dibaca : 417 x ,

Dalam rangka penyelenggaraan keantariksaan sebagaimana diamanahkan dalam UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, LAPAN dalam hal ini Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Deputi Bidang Penginderaan Jauh pada tanggal 28 April 2018 melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi keantariksaan guna untuk meningkatkan kinerja dan sinergitas pelaksanaan penyelenggaraan keantariksaaan dan pembinaan serta pemanfaatan hasil-hasil litbangyasa dalam bidang keantariksaan khususnya bidang Penginderaan Jauh.

Sosialisasi Keantariksaan di Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan dihadiri oleh Anggota DPRI – RI Komisi VII DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si, Wakil Ketua DPRD Ir. H. Risman Lukman M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo Drs. Andi Junaidi Hafid, MH., Kepala Pussat Pemanfaatan enginderaan Jauh Dr. Rokhis Khomarudin, M.Si., Kepala Bagian Administrasi Pusfatja Winanto, ST, Peneliti Pusfatja Fajar Yulianto, S.Si., M.Si., Perekayasa SBSPJ Parepare Mega Saputra, S.Si., dan Teknisi SBSPJ Abdon Mezak.

Dalam sambutannya Anggota DPRI – RI Komisi VII DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si, mengatakan bahwa pengetahuan dan teknologi keantariksaan sangatlah penting manfaatannya di butuhkan untuk membangun dan mensejahterakan rakyat Indonesia, oleh karena itu melalui LAPAN kami ajak untuk bisa melakukan sosialisasi hasil-hasil kinerja tentang keantariksaan di Kabupaten Wajo, sehingga kami hadirkan Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN dan Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo agar secara institusi saling bisa bekerjasama. Lanjutan sambutannya Anggota DPRI – RI Komisi VII DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si, Teknologi keantariksaan ini bisa digunakan untuk membuat suatu dokumen perencanaan, memonitor hasil pembangunan di Kabupaen Wajo khususnya dalam bidang pertambangan, pertanian, perkebunan, kondisi iklim dan cuaca, serta digunakan sebagai perencanaan pembangunan dan pengembangan tataruang wilayah.

Sambutan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wajo  Ir. H. Risman Lukman M.Si,  bahwa acara sosialisasi ini bisa terselenggara berkat dukungan dan aspirasi dari Anggota DPRI – RI Komisi VII DR. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si, yang meminta kepada LAPAN untuk bisa melakukan sosialisasi keantariksaan. Kabupaten Wajo adalah salah satu wilayah dari 5 kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yaitu : Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Barru dan Kabupaten Sopeng yang mempunyai area lahan persawahan cukup luas sehingga 5 kabupaten ini sebagai andalan produksi beras nasional. Lapangan pekerjaan yang terbesar adalah pertanian, ± 75% dari jumlah pendukuk adalah petani sehingga melalui upaya pemahaman teknologi keantariksaan ini pemerintah daerah mengupayakan agar produksi pertanian dapat ditingkatkan.

Sambutan dari Pemerintah Daerah yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Teknologi Penginderaan Jauh Satelit adalah suatu ilmu pengetahuan yang sangat tepat digunakan untuk memonitor berbagai kepentingan perencanaan dan pembangunan. Teknologi ini sudah cukup lama kita dengar namun secara pemanfaatannya belumlah secara maksimal digunakan di Kabupaten Wajo. Sehingga melalui acara temu sosial seperti ini kedepan pemerintah daerah dapat langsung mengambil hikmahnya untuk bisa bekerjasama yang lebih erat guna peningkatan dan efisiensi pembangunan di kabupaten Wajo.

Selanjutnya Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh LAPAN Dr. M. Rokhis Khomarudin M.Sc menyampaikan sambutan, Pusfatja LAPAN sangat senang dan banyak-banyak berterima kasih bisa bertemu langsung dengan masyarakat, beda dengan acara sosialisasi-sosialisasi sebelumnya LAPAN hanya bertemu dengan para SKPD baik Provinsi maupan Kabupaten/Kota. LAPAN - Deputi Bidang Penginderaan Jauh sejak tahun 2015 sudah menyelesaikan sosialisasi dan lokakarya sebanyak 30 dari 34 Provinsi, dimana dalam pelaksanaannya sosialisasi dan lokakarya yang dilakukan adalah presentasi terkait pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk pembangunan di daerah, bimbingan teknis pengolahan data penginderaan jauh guna pemanfaatannya, pembuatan Sistem Pemantauan Bumi Provinsi (SPBP), di targetkan di tahun 2018 ini dari 34 Provinsi itu sudah selesai. Lanjut sambutan Kapusfatja, dengan teknologi penginderaan jauh ini dapat diperoleh suatu informasi berbagai manfaat tentang potensi sumber daya alam, iklim, dan lingkungan. Dalam akhir sambutannya Kapusfatja LAPAN menyatakan siap untuk melakukan kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dalam pemanfaatan penginderaan jauh untuk sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, kehutanan, tataruang wilayah, dan fungsi pemanfaatan sektor lainnya baik perencanaan maupun manitoring hasil pembangunan.

Pemaparan terkait kentariksaan dan pemanfaatan penginderaan jauh dibwakan oleh Kepala Bagian Administrasi, Winanto dan tim, selesai pemaparan dilanjutkan dengan acara diskusi, ada 6 orang peserta yang mewakili dari suatu kelompok pertanian bertanya tentang :

1. Dengan teknologi ini bisa diharapkan sebagai sarana peningkatan produksi gabah;
2. Dengan teknologi ini apa bisa diprediksi tentang hama penyakit padi kapan akan datang;
3. Dengan teknologi ini apa bisa untuk klaim suatu asuransi;
4. Informasi ZPPI bisa dapat dilakukan bimbingan kepada para Nelayan di Kabupaten Wajo;
5. Apa bisa LAPAN membimbing langsung kepada para petani untuk prediksi cuaca dan iklim, agar produksi petani dapat ditingkatkan dan tepat waktu;
6. Kapan LAPAN akan sama majunya dengan NASA di negara Amerika sana;

Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710 Telp. (021) 8710065 Fax. (021) 8722733



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL