Fokus Layanan

Berita



Pusat Unggulan Iptek Pemanfaatan dan Diseminasi Informasi Penginderaan Jauh, Pusfatja LAPAN mengadakan Bimtek Pemanfaatan Data Satelit Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah di Sulawesi Selatan
Penulis Berita : • Fotografer : • 04 Aug 2017 • Dibaca : 402 x ,

Teknologi penginderaan jauh berkembang sangat pesat baik dari resolusi spasial ataupun resolusi temporalnya. LAPAN menyediakan data satelit dari resolusi rendah (NOAA, MODIS, NPP-NPOES), resolusi menengah (Landsat, ALOS, SPOT 2 dan 4), resolusi tinggi (SPOT 5, SPOT 6, SPOT 7, Quickbird, Pleiades, Worldview, Geo Eye, IKONOS, Rapid Eye), dan juga data Radar. Data satelit tersebut telah banyak digunakan untuk monitoring cuaca, lingkungan, perubahan tutupan/penggunaan lahan, pertanian, kehutanan, militer, kebencanaan, dan lain sebagainya. Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) telah melakukan riset dan pelayanan diantaranya adalah tanggap bencana (kebakaran hutan, banjir, kekeringan, tanah longsor, gempa), pertanian (fase padi, kekeringan, lahan baku), tata ruang (perubahan lahan), ekosistem pesisir (mangrove, terumbu karang, batimetri), kelautan (Zona Potensi Penangkapan Ikan-ZPPI), kehutanan (perubahan luas hutan, lahan gambut, perkebunan, kebakaran hutan), wahana baru (UAV, N219), dan lain sebagianya. Informasi tersebut dapat diakses pada web resmi Pusfatja: http://pusfatja.lapan.go.id/.

Selain pada web resmi Pusfatja, LAPAN juga mengembangkan Sistem Pemantauan Bumi Nasional/Provinsi (SPBN/SPBP). Sistem Pemantauan Bumi Provinsi merupakan suatu sistem yang dikembangkan dengan berbasiskan perangkat lunak Google Earth dan dibuat khusus untuk masing-masing provinsi yang ada di Indonesia. Sampai saat ini telah dibangun SPBP sejumlah 30 prototipe. SPBP ini berisi informasi-informasi yang dapat setiap saat diupdate seperti informasi mengenai fase pertumbuhan padi, pemantauan kekeringan di sawah, pemantauan banjir di sawah, ZPPI, pemantauan perubahan danau, pemantauan deforestasi, dan lain sebagainya. Yang membedakan sistem ini dengan sistem dari Google selain dalam hal informasinya adalah penggunaan citra penginderaan jauh yang seluruhnya merupakan hasil akuisisi dan dimiliki oleh LAPAN, seperti citra Landsat 8, SPOT 6, Pleiades, Geoeye, serta Worldview. Selain itu informasi-informasi yang ada juga dapat diperbaharui dan ditambahkan sesuai dengan informasi yang dibutuhkan dari masing-masing provinsi. Pengguna dari informasi tersebut adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Pusat Statistik, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat, SKPD, mahasiswa, dan lain sebagainya.

Peserta yang hadir sebanyak 31 (tiga puluh satu) dari SKPD Sulawesi Selatan

Pusat Unggulan Iptek Pemanfaatan dan Diseminasi Informasi Penginderaan Jauh, Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) LAPAN mengadakan Bimtek Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Safari Pusat Unggulan Iptek dalam mendukung Hari Kebangkitan teknologi nasional (Hakteknas). Semoga bermanfaat bagi peningkatan investasi dan penanaman modal di Provinsi Sulawesi Selatan. Bimtek dilaksanakan pada tanggal 2 - 4 Agustus dengan materi sebagai berikut:

1. Penyediaan Data dan Informasi Satelit Penginderaan Jauh
2. Pengenalan Penginderaan Jauh
3. Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Sumber Daya Alam
4. Interpretasi Citra Penginderaan Jauh
5. Pengenalan SPBP (Sistem Pemantauan Bumi Provinsi)
6. Pelatihan: Georeferens, Digitasi Objek, Updating

Peserta yang hadir pada acara tersebut adalah 31 (tiga puluh satu) dari SKPD Sulawesi Selatan. Bimtek dilaksanakan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kepala Dinas DPM-PTSP, Andi Muhammad Yamin, SE., M.S., berharap dengan adanya bimtek Pemanfaatan Data Satelit Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah di Sulawesi Selatan dapat menambah wawasan bagi aparatur SKPD terkait penginderaan jauh dan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan memanfaatkan informasi dari data citra penginderaan jauh diharapkan dapat meningkatkan investasi di Sulawesi Selatan.

Tim PUI Pemanfaatan dan Diseminasi Informasi Penginderaan Jauh, Pusfatja, Yaitu:

1. Winanto, S.T (Kepala Bagian Administrasi Pusfatja)
2. Silvia, S.T (Perekayasa)
3. Nanin Anggraini, M.Si. (Peneliti)
4. Gladita Aruba Chulafak, S.T. (Peneliti)
5. Siti Roqayah (Staf Tata Usaha)

Acara bimtek dilaksanakan selama tiga hari, dua hari materi dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Stasiun Penerima Satelit Balai Loka Parepare. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas DPM-PTSP, Andi Muhammad Yamin, SE., M.S., Bapak Munawar (Kepala Stasiun Penerima Satelit Parepare), Kabid Administrasi Pusfatja, dan tim teknis. Acara diskusi dilanjutkan dengan kunjungan pada ruang-ruang penerimaan dan pengolahan data citra. Tim teknis LAPAN Parepare memberikan penjelasan terkait penerimaan data yang dilakukan setiap hari. Data tersebut yang akan diolah untuk mendapatkan informasi yang selanjutnya akan ditampilkan pada web resmi Pusfatja dan SPBN/P.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh
Jl. Kalisari No. 8, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta 13710 Telp. (021) 8710065 Fax. (021) 8722733



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL